Bukti Cinta Seluruh Komponen Masyarakat
Oleh Hieronimus Bokilia
ENDE -- Gubernur NTT Frans Lebu Raya melantik Don Bosco M Wangge dan Achmad Mochdar sebagai Bupati dan Wakil Bupati Ende periode 2009-2014 di ruang utama DPRD Ende, Selasa (7/4). Wangge-Mochdar yang dalam kampanye mereka menggunakan akronim DOA menggantikan Paulinus Domi-Bernadus Gadobani.
Gubernur Lebu Raya dalam sambutannya mengatakan, pelantikan tersebut adalah sebuah prosesi cinta. Sehingga jabatan yang akan diemban adalah ungkapan cinta seluruh komponen masyarakat.
“Cinta itu tumbuh dalam nurani, dibingkai dalam kepercayaan yang kemudian diungkapkan melalui pilihan politik kepada bupati dan wakil bupati terlantik. Pilihan itu mengingatkan bahwa masyarakat menerima perhatian dari bupati dan wakil bupati,” katanya.
Don Wangge-Achmad Mochdar dipilih melalui pemilihan langsung 13 Oktober 2008 lalu, dengan perolehan suara 54.845 atau 41,96 persen dari total suara sah yang masuk sebanyak 130.695.
Masyarakat, kata Lebu Raya, mengharapkan bahwa selama kepemimpinan Bupati Don Bosco Wangge dan Wakil Bupati Achmad Mochdar, akses masyarakat terhadap transportasi makin baik. Makin banyak jalan yang dirintis dan kualitasnya meningkat. Banyak sarana irigasi, sarana kesehatan, dan pendidikan dibangun lebih serius dan bermutu. Akses pasar makin terbuka dan harga komoditas lebih berdaya saing.
“Nelayan di pesisir tidak pernah lagi gelisah soal ketersediaan dan keterjangkauan BBM untuk melaut. Pelaku bisnis mendapat perhatian, kepedulian dan kepastian pelayanan administratif. Proses tender dan lelang pengadaan barang dan jasa lebih transparan,” kata Lebu Raya.
Momentum pelantikan, katanya, terasa istimewa karena dilakukan dalam lingkaran pekan suci menyambut perayaan Paska. Paska adalah pesta kemenangan dan kegembiraan.
Suasana batin ini hendaknya jadi kekuatan moral untuk membimbing perjalanan daerah ini. “Jabatan yang ditahtakan rakyat tidak untuk dibanggakan apalagi diselewengkan. Jabatan harus bermuara pada tugas perutusan. Jabatan saudara berdua harus tetap berbingkai kesederhanaan, kerendahan hati, pelayanan dan syukur, walau untuk itu dituntut pengorbanan sebagaimana misteri salib itu sendiri,” ajaknya.
Kegembiraan ini harus pula dirasakan oleh masyarakat dengan pertumbuhan ekonomi yang makin baik. Reformasi birokrasi untuk meningkatkan pelayanan birokrasi.
“Kelolalah perjalanan pemerintahan, pembangunan dan pelayanan kemasyarakatan di daerah ini dengan cinta yang sama hangatnya. Cinta yang meneguhkan kebersamaan untuk sehati sesuara membangun Ende baru, sendi NTT baru yang lebih baik,” ajaknya.
Sebelumnya Bupati Ende periode 2004-2009, Paulinus Domi mengatakan, selama lima tahun, dia bersama Wakil Bupati Bernadus Gadobani telah melakukan banyak hal. Namun, dia akui masih banyak pula kekurangan. Dia berharap kerja sama yang dia telah bangun bersama DPRD untuk kesejahteraan rakyat berlanjut terus. “Yang pasti mereka (bupati dan wakil bupati yang baru) datang untuk pelihara yang ada, perbaiki yang rusak dan isi di mana yang kosong.”
Mantan Wakil Gubernur NTT Yohanes Pake Pani minta bupati dan wakil bupati terlantik membangun kerja sama dengan semua unsur di Kabupaten Ende, meninggalkan masal lalu terutama selama proses pilkada.Dia minta yang belum terpanggil untuk menduduki jabatan bupati dan wakil bupati agar menerima dengan ikhlas pemimpin yang baru.
Dia berharap bupati dan wakil bupati baru ini memperbesar anggaran publik sekitar 60 persen dan anggaran bagi aparatur 40 persen. “Saya yakin Pak Don tahu porsi-porsi dana mana yang selama ini perlu dipangkas yang menurut saya tidak perlu dilakukan tapi karena sudah dibahas di Dewan jadi tetap dianggarkan,” katanya.
Acara pelantikan ini dihadiri sejumlah pejabat baik provinsi maupun kabupaten. Hadir Wakil Gubernur Esthon L Foenay dan Ketua DPRD NTT Melkianus Adoe dan para bupati se-daratan Flores. Rohaniwan pendamping P Tarsisius Djuang Udjan SVD.*
Selengkapnya...
07 April 2009
Gubernur Lantik Bupati dan Wakil Bupati Ende
Empat Jenis Makanan Tidak Disajikan
Rekomendasi Labkesling
Oleh Yusvina Nona
ENDE -- Menghindari kejadian yang tidak diinginkan, Laboratorium Kesehatan Lingkungan (Labkesling) Kabupaten Ende memeriksa 52 jenis makanan yang akan disajikan pada acara pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Ende periode 2009-2014, Selasa (7/4).
Petugas Labkesling merekomendasikan empat jenis makanan yang tidak boleh disajikan kepada tamu yakni ikan goreng bumbu, rolade (bahan dasar telur), ikan santan, dan daging ayam goreng. Ada 2.000 buah lempar tidak boleh disajikan.
“Kita langsung uji di tempat. Dari tempat pengolahan yakni rumah jabatan bupati hingga berlanjut ke ruang penyajian yakni di ruang rapat gabungan komisi. 30 menit sebelum makanan disantap, kita akan lakukan pengujian lagi. Makanan yang direkomendasikan layak untuk dikonsumsi kita beri label. Untuk kue lempar, kita sita 2.000 buah karena tidak layak dikonsumsi. Selain basi, juga sudah berlendir,” kata Kepala UPTD Labkesling Dinkes Ende, Petrus H. Djata usai pengujian.
Pengujian dilakukan dalam 3 tahap yakni pengujian organoleptik terkait bau, rasa dan warna, pengujian bakteriologis terkait tingkat kebersihan dan pengujian sampling yaitu pengujian kimia lanjutan di laboratorium kesehatan lingkungan.
Untuk pengujian sampling ini, urainya, ada 5 sampel makanan yang dibawa ke labkesling. Antara lain singkong karena mengandung tingkat keracunan tinggi, ikan goreng, ikan kuah santan dan daging ayam. Uji sampling ini, katanya, untuk mengetahui campuran bumbu-bumbu atau bahan-bahan yang bisa menyebabkan gangguan kesehatan. “Untuk 5 sampel makanan yang kita mau uji di lab ini, juga kita rekomendasikan untuk tidak dihidangkan,”katanya.
Petrus menyebutkan, ikan goreng bumbu rusak secara fisik, rolade dan daging ayam goreng dalam kondisi dingin, ikan santan memiliki larutan santan sangat tinggi.
Secara terpisah Koordinator Seksi Konsumsi, Maria Imaculata Dete mengatakan, setelah pihaknya mendapat rekomendasi dari pihak labkesling, kami langsung mengamankannya di dapur umum di rumah jabatan. Otomatis makanan tersebut tidak digunakan,” katanya.
Namun dari 4 jenis yang direkomendasikan, dua jenis yakni rolade dan daging ayam goreng dihidangkan setelah dipanaskan. Usai dipanaskan, diuji lagi dan diberi label layak dikonsumsi.*
Selengkapnya...
Hari Ini, Bupati dan Wakil Bupati Ende Dilantik
Oleh Hieronimus Bokilia
ENDE -- Menurut rencana hari ini Selasa (7/4) Gubernur NTT Frans Lebu Raya melantik bupati dan wakil bupati Kabupaten Ende terpilih Don Bosco M Wangge dan Achmad Mochdar. Pelantikan akan dilangsungkan dalam rapat paripurna istimewa DPRD Ende dipimpin Ketua DPRD Ende Titus M Tibo.
Ketua Panitia Pelantikan, Hendrikus Seni di Kantor DPRD Ende, Senin (6/4) mengatakan, persiapan pelaksanaan pelantikan sudah sangat maksimal. Dengan selesainya gladi bersih yang dihadiri bupati dan wakil bupati terlantik, maka persiapan boleh dikatakan sudah 100 persen. Dia berharap, persiapan yang sudah matang ini tetap dijaga agar pada pelaksanaan pelantikan semuanya bisa berjalan lancar, aman, tertib dan sukses.
Jemput di Kediaman Pribadi
Bupati dan wakil bupati akan dijemput di kediaman masing-masing.Tiba di kantor DPRD akan disambut dengan tarian.
Hendrik Seni katakan, pelantikan bupati dan wakil bupati akan dilakukan oleh Gubernur NTT Frans Lebu Raya atas nama Menteri Dalam Negeri RI. Pelantikan akan dihadiri juga oleh Wakil Gubernur NTT Esthon L Foenay dan sejumlah pejabat lainnya dari provinsi. Hadir juga bupati se-daratan Flores. Bupati yang sudah menyatakan hadir adalah bupati Flores Timur, Sikka, Nagekeo, Ngada, Manggarai dan Manggarai Timur.
3.500 Undangan
Sedangkan undangan yang diperkirakan bakal hadir dalam pelantikan bisa lebih dari 3.500 undangan. Karena jumlah undangan yang dikeluarkan panitia sebanyak 3.500 buah. Tapiundangan yang bakal hadir bisa lebih dari itu.
Pantauan Flores Pos di Kantor DPRD Ende, panitia telah menggelar gladi bersih. Semula, gladi dilaksanakan oleh panitia tanpa dihadiri bupati dan wakil bupati terlantik dan bupati dan wakil bupati yang akan memasuki akhir masa jabatan.
Setelah dianggap sudah baik, panitia kemudian menggelar gladi bersih yang dihadiri Don Bosco M Wangge dan Achmad Mochdar, bupati dan wakil bupati yang akan dilantik dan Paulinus Domi dan Bernadus Gadobani, bupati dan wakil bupati yang akan memasuki purna tugas.
Gladi bersih berjalan tertib sesuai jadwal yang telah diatur baik oleh petugas dari provinsi maupun petugas dari protokoler kabupaten.*
Selengkapnya...